Gara-gara Uang Rp5 Ribu, Penjual Kue Dibui

“Kami langsung melakukan penyelidikan tentang keberadaan pelaku dan berhasil mengendus pelaku yang saat itu kabur ke Sampit,” ucapnya, Rabu (10/11/2021)
Dijelaskannya, dalam mengamankan pelaku ini pihaknya mencobai mengelabui pelaku melalui media sosial dengan berpura-pura menawarkan pekerjaan sehingga bersedia naik travel dengan tujuan Banjarmasin. Tanpa curiga sedikit pun, pelaku bersedia menerima ajakan tersebut.
“Sudah kita pancing agar naik mobil dengan tujuan ke Banjarmasin dengan iming-iming tawaran pekerjaan. Pelaku akhirnya dibawa ke kantor Polisi setempat untuk selanjutnya diamankan,” katanya.
Lanjutnya, kisah penganiayaan tersebut bermula saat Wayan Ramadhan hendak membeli makan di seputaran Kereng Bangkirai. Dipertengahan jalan, korban bertemu Midan yang saat itu diduga usai menenggak minuman keras.
“Pelaku saat itu meminta uang dengan memaksa korbannya senilai Rp5 ribu,” jelasnya.
Disini korban juga menyadari bahwa temannya tersebut usai meminum minuman keras (miras). Tak lama, pelaku menarik baju korban. Cekcok antara keduanya pun terjadi. Warga setempat akhirnya melerai keduanya. Namun pada saat warga melerai, Midan tiba-tiba memukul kepala dan menendang perut korban beberapa kali.
Pertengkaran tersebut akhirnya dilerai warga. Sementara korbannya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sebangau.
“Dalam hal ini kami berupaya tegas, karena berdasarkan laporan masyarakat cukup meresahkan sekitar apabila dalam pengaruh minuman keras (miras). Hasil jualan juga diakui untuk membeli minum-minuman keras,” pungkasnya. (oiq)



