Mayat Kakek Mengapung di Lokasi Banjir Murdjani

“Korban ini tidak mau dievakuasi sewaktu banjir, kemarin sudah dibawa ke Panti Sosial. Tapi akhirnya kabur,” kata seorang warga setempat, ketika dibincangi awak media di lokasi.
Korban diketahui terakhir terlihat pada dua hari lalu, Kamis (18/11/2021) sore. Saat itu ia masih terlihat sehat dan saat banjir ini masih memilih untuk tinggal di rumah tanpa mau dievakuasi.
“Beberapa bulan terakhir Kai ini sering pikun,” jelasnya.
Kapolsek Pahandut AKP Susilowati, mengungkapkan, pihaknya belum memastikan penyebab kematian korban. Namun kepolisian menduga bahwa korban sengaja menceburkan diri karena adanya gangguan kejiwaan yang dialami.
“Korban ini pada awalnya ada gejala gangguan jiwa dan pernah dilakukan perawatan di rumah sakit Kalawa Atei,” Kata Kapolsek usai berhasil mengevakuasi jasad korban yang ditemukan mengapung tersebut.
Mengetahui mengidap kelainan kejiwaan, pihak keluarga pun memutuskan yang bersangkutan untuk dirawat di rumahnya, dan akhirnya menempati rumah kosong di Jalan Murjani tersebut.
Karena dua hari tidak terlihat, akhirnya salah satu keluarganya mengecek keberadaan korban dan ditemukan sudah mengapung. Kita masih menunggu nanti hasil dari forensik.
“Menurut keterangan awal para saksi, korban mengalami gangguan jiwa. Sehingga untuk akal sehatnya belum normal, Ada kemungkinan menceburkan diri, karena berada di rumah sendirian,” tandasnya. (oiq)



