36,7 Persen Ortu masih Ragu Anaknya Divaksinasi, Ini Alasanya

36,7 Persen Ortu masih Ragu Anaknya Divaksinasi

KALTENG.CO-Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) pada 5-8 Juli melaksanakan survei nasional perihal sikap orang tua terhadap vaksinasi anak dan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Di mana pemerintah menyatakan, anak usia 12 sampai 17 tahun akan mendapatkan vaksinasi.

Kepala Bidang Advokasi P2G Iman Zanatul Haeri pun terkait survei tersebut menuturkan, sebanyak 63,3 persen orang tua setuju anaknya di vaksinasi. Sementara 23,5 persen orang tua tidak setuju anaknya di vaksinasi dan 13,2 persen orang tua ragu-ragu anaknya di vaksinasi.

Baca Juga:  Pasangan Jualan Narkoba di Jalan Lintas P.Raya-Timpah

“Dari hasil survei menunjukkan mayoritas orang tua setuju anaknya di vaksinasi. Nah ini menandakan orang tua sadar akan peran dan upaya mereka untuk memperoleh kesehatan dan keselamatan, agar anaknya mendapatkan hak pendidikan nantinya,” ungkap dia dalam telekonferensi pers Survei Nasional P2G, Minggu (11/7/2021).

Untuk alasan orang tua ragu-ragu dan tidak setuju vaksinasi adalah 72,5 persen orang tua khawatir vaksinasi akan berdampak buruk pada anak setelah di vaksinasi dan 5,4 persen orang tua khawatir tujuan vaksinasi bukan untuk kesehatan.

Lalu, alasan lainnya dengan angka 5,2 persen anak memiliki penyakit dan 4,2 persen orang tua khawatir vaksin tidak halal. Kemudian, 4 persen menurut orang tua vaksin belum teruji dan 8,7 persen jawaban lainnya.

Baca Juga:  Menteri Sosial Cek Penanganan Banjir Katingan