Fenomena Kuncen Catut Nama Artis, Pesulap Merah: Sengaja demi Naikkan Pamor?

KALTENG.CO-Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh perseteruan seputar dunia mistis dan pembongkaran trik dukun. Kali ini, nama Marcel Radhival atau yang lebih dikenal sebagai Pesulap Merah menjadi pusat perhatian setelah konten videonya bersama seorang juru kunci (kuncen) Gunung Kawi viral di berbagai platform digital.
Dalam rekaman video yang beredar luas tersebut, sang kuncen secara mengejutkan melontarkan sejumlah nama selebriti tanah air yang diduga pernah mendatangi tempat ritual tersebut untuk melakukan pesugihan. Salah satu nama besar yang mencuat adalah Sarwendah, mantan istri Ruben Onsu.
Menanggapi kehebohan yang terus menggelinding bak bola salju, Pesulap Merah akhirnya angkat bicara mengenai hubungannya dengan pihak-pihak yang namanya terseret.
Pesulap Merah Belum Komunikasi dengan Sarwendah
Meski video pembicaraannya memicu kontroversi di kalangan netizen, Marcel Radhival mengaku bahwa hingga saat ini dirinya belum menjalin komunikasi secara personal dengan Sarwendah terkait tuduhan sepihak dari kuncen tersebut.
“Sarwendah, saya sempat ketemu beberapa kali di ruang artis, di ruang make up. Belum ada omongan sama Sarwendah (setelah video viral),” ujar Pesulap Merah saat ditemui awak media.
Mengingat tuduhan pesugihan adalah hal yang sensitif dan dapat merusak reputasi seseorang, Marcel memberikan saran khusus kepada ibu tiga anak tersebut. Ia menilai langkah tegas perlu diambil jika klaim dari juru kunci itu memang tidak terbukti benar.
“Kalau memang nggak melakukan, saya berharap dibantah atau mungkin dikontak kuncen sananya biar nggak bawa namanya lagi,” ungkap Marcel menyarankan.
Pihak Sarwendah Bantah Keras: Hanya untuk Konten Horor
Sebelum saran dari Pesulap Merah mencuat, pihak Sarwendah ternyata sudah bergerak cepat. Sarwendah bersama tim kuasa hukumnya telah melayangkan bantahan keras terkait isu miring yang mengaitkan kesuksesannya dengan praktik pesugihan di Gunung Kawi.
Sarwendah tidak menampik bahwa dirinya memang pernah menginjakkan kaki di kawasan Gunung Kawi. Namun, kunjungan tersebut murni didasari oleh urusan pekerjaan, bukan untuk meminta kekayaan secara instan.
Tujuan Kunjungan: Membuat konten kreatif bertema horor untuk kanal digitalnya.
Sumber Kekayaan: Kuasa hukum Sarwendah menegaskan bahwa seluruh aset dan kekayaan yang dimiliki kliennya saat ini adalah buah dari kerja keras, dedikasi, dan bisnis yang dijalani tanpa mengenal waktu—bukan dari jalur mistis.
Fenomena Kuncen ‘Catut Nama’ Artis demi Eksistensi?
Pesulap Merah yang selama ini konsisten membongkar praktik penipuan berkedok mistis menambahkan, fenomena juru kunci yang mencatut nama pesohor sebenarnya bukan hal baru. Menurut pantauannya, pola seperti ini sering kali berulang demi menaikkan pamor tempat atau oknum tertentu.
Ia pun mengimbau kepada selebriti lain yang namanya ikut disebut dalam video tersebut untuk segera mengambil sikap dan memberikan klarifikasi agar tidak menjadi bola liar di masyarakat.
“Dengan adanya ini, saya berharap nama-nama yang disebut bisa melakukan klarifikasi. Tapi sekarang jadi tahu namanya digunakan lho di sana,” pungkas Pesulap Merah.
Isu pesugihan yang menyeret nama Sarwendah di Gunung Kawi menjadi pengingat bagi publik untuk lebih bijak menyaring informasi dari media sosial.
Klarifikasi tegas dari pihak Sarwendah membuktikan bahwa popularitas dan kesuksesan finansialnya didapat melalui jalur profesional, sekaligus mematahkan klaim sepihak dari oknum kuncen tersebut. (*/tur)



