Berita

Waspada! Seminggu ke Depan Kalteng Alami Cuaca Ekstrim

PALANGKARAYA, Kalteng.co – Waspada! Seminggu ke depan Kalteng mengalami cuaca Ekstrim. Hal ini merupakan hasil prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tjilik Riwut Palangka Raya.

Dari hasil prediksi itu menyebutkan, sejumlah wilayah di Bumi Tambun Bungai ini akan turun hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi hingga memicu gelombang tinggi.

Tidak hanya itu, bahkan wilayah Kalteng dalam satu minggu ke depan berpotensi hujan deras disertai petir dan juga kondisi angin berhembus cukup kencang.

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

Prakirawan Stasiun BMKG Kalteng, Muhamad Ihsan Sidiq mengatakan, dalam satu minggu kedepan ini Kalteng akan mengalami cuaca ekstrim. Oleh sebab itu, dia mengimbau masyarakat lebih waspada lagi.

“Adanya aliran massa udara dingin dari Benua Asia yang signifikan akan menyebabkan hujan yang terjadi pada wilayah pesisir selatan Kalteng,” katanya Rabu (22/2/2023).

Ia menjelaskan, kemudian didukung dengan adanya labilitas udara lokal yang kuat, sehingga mendukung proses konvektif pada skala lokal.

“Akibatnya terbentuk daerah belokan angin dan menyebabkan konvergensi yang dapat menimbulkan potensi pertumbuhan awan hujan pada wilayah Kalteng.” terang Ihsan.

Selain itu, terdapat angin muson barat dari Benua Asia, sehingga cenderung lebih basah karena melintasi Laut Cina Selatan. Pada wilayah Kalteng terdapat belokan angin yang menyebabkan adanya pertemuan masa udara dari Angin Muson Barat dan labilitas udara lokal yang cukup kuat di Kalteng.

“Sehingga tidak menutup kemungkinan pada pagi hari cuaca cerah dan panas, kemudian pada sore atau malam harinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” kata Ihsan.

Pada seminggu kedepan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai pertir dan angin kencang, akan terjadi merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Ia menyebutkan dampak yang terjadi akibat cuaca ekstrem, yakni terjadinya genangan air, bencana banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

“Sedangkan pada wilayah pesisir selatan, para nelayan diharapkan berhati-hati pada ketinggian gelombang 1 meter hingga 2,5 meter yang terjadi di perairan selatan Kalteng,” pungkasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button