Permukiman Kuno dan Pagar Pertahanan, Situs Bersejarah di Kalteng

Situs Bersejarah
Situs bersejarah ini ditemukan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. FOTO PECE/KALTENG POS

SITUS bersejarah ditemukan di Kecamatan Rungan Hulu, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng). Berdasarkan petunjuk dan bukti, warisan leluhur itu merupakan permukiman kuno (kaleka) dan benteng atau pagar pertahanan (kuta).

Situs diprediksi tertua di Kalteng ini terkuak, setelah penelitian Balai Arkeologi (Balar) Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalteng, sejak 2013 sampai Juli 2017. Enam lokasi penelitian; Kuta Mapot, Kuta Hantapang, Kaleka Lawang Jori, Kaleka Tumbang Malahoi, Kaleka Baseha dan Kaleka Dambung Gunung.

Kuta Mapot menjadi yang tertua, merujuk penanggalan absolut hasil uji karbon sampel kayu oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), pertengahan September 2017 lalu, menunjukkan usia bangunan itu dibangun sekitar 1.673 tahun silam, saat kayu ditebang atau mati di antara 371 + 113 masehi dan 371 – 113 masehi.

Dari 10 sampel kayu ulin dan arang berbagai tiang, tiga sampel menunjukkan usia abad ke-4. Sisanya kisaran antara abad ke-4 sampai ke-9 masehi.

“Hasil penanggalan absolut dari semua penelitian di Kecamatan Rungan Hulu, Kuta Mapot menjadi yang tertua. Sampel tertua ada pada tiang hejan,” kata arkeolog sekaligus Ketua Tim Peneliti dari Balar Kalsel Sunarningsih kepada Kalteng Pos setelah menempuh perjalanan 5 jam mendatangi kantornya di Jalan Gotong Royong II, Banjarbaru, Kalsel, beberapa waktu lalu.

Metode penelitian kuta adalah deskriptif dengan pena laran induktif. Pengumpulan data dengan cara survei, ekskavasi dan pemetaan serta studi pusaka yang berhubungan dengan masyarakat Dayak Ngaju.