Kalteng Peringkat Empat Radikalisme

FKPT Terus Melakukan Pengawasan dan Pemantauan
Sementara itu, Ketua FKPT Kalteng Khairil Anwar mengatakan, kelompok yang terpapar radikal ini banyak dari kalangan generasi Z. Untuk itu, perlu pembinaan dan sosialiasasi dari guru dan anak-anak sebagai influencer bersama melawan radikalisme dan terorisme. Bahwa hal ini berbahaya bagi masyarakat.“Bagaimana anak-anak ini di ajak kesadarannya untuk komitmen terhadap moderasi beragama. Kita sampaikan melalui ustaz-ustaz, KUA dan Kemenag termasuk Polri,” katanya.
Moderasi beragama, lanjut dia, indikatornya adalah, pertama komitmen terhadap empat pilar yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Kedua, harus mengembangkan toleransi in-ternal umat beragama dan antar umat beragama.
“Ketiga, tidak ada kekerasan waktu demo dan yang lainnya, harus bisa menahan emosinya dan kalau ada masalah di musyawarahkan,” ucapnya.Kemudian komitmen terhadap kearifan lokal seperti yang ada di Kalteng ini yakni humah betang.
Selanjutnya yakni kepemimpinan yang bisa di contoh oleh anak-anak muda, karena anak-anak saat ini krisis keteladanan.“Siapa yang mereka contoh? kalau yang mereka contoh selama ini adalah ustaz-ustaz yang kecenderungan melawan pemerintah maka bisa mela-wan pemerintah juga. Tentu FKPT juga terus melakukan pengawasan dan pemantauan,” pungkasnya. (abw/ens



