Ekspor Hasil Industri di Kalteng Turun 6,92 Persen

PALANGKA RAYA, kalteng.co – Seluruh komoditas ekspor Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Januari 2021 merupakan komoditas barang non migas. Selama Januari 2021 nilai ekspor Kalteng mencapai US$232,57 juta atau mengalami kenaikan 22,94 persen dibanding Desember 2020 yang tercatat US$189,18 juta.
“Peningkatan tersebut disebabkan meningkatnya ekspor hasil tambang 41,14 persen dan hasil pertanian 422,86 persen. Sementara ekspor hasil industri turun 6,92 persen, dari US$74,43 juta menjadi US$69,28 juta,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, Eko Marsoro, baru-baru ini.
Dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, lanjut dia, nilai ekspor Januari 2021 meningkat sebesar 60,40 persen, dari US$144,99 juta menjadi US$232,57 juta. Peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan ekspor seluruh kelompok komoditas.
Eko menambahkan, selama Januari 2021, komoditas utama ekspor Kalteng adalah batu bara dan lignit (pada kelompok bahan bakar mineral), minyak kelapa sawit (pada kelompok lemak dan minyak hewani/nabati), karet alam (pada kelompok karet dan barang dari karet), serta bijih seng, bijih timbal, dan bijih zirconium (pada kelompok bijih, kerak dan abu logam).
“Dibanding bulan sebelumnya, nilai ekspor bahan bakar mineral pada Januari 2021 naik sebesar 47,96 persen, dari US$104,05 juta menjadi US$153,95 juta,” terangnya.
Menurut dia, skspor lemak dan minyak hewani/ nabati mengalami kenaikan 9,43 persen, dari US$44,01 juta menjadi US$48,16 juta. Ekspor karet dan barang dari karet mengalami penurunan sebesar 17,01 persen, dari US$9,64 juta menjadi US$8,00 juta. Ekspor bijih, kerak, dan abu logam juga turun sebesar 38,02 persen, dari US$11,23 juta menjadi US$6,96 juta.
“Apabila dibanding kondisi Januari 2020, hampir semua golongan barang pada Januari 2021 mengalami peningkatan, kecuali komoditas karet dan barang dari karet dan bijih kerak, dan abu logam,” ungkapnya.
Ia menegaskan, untuk komoditas bahan bakar mineral mengalami peningkatan nilai ekspor paling besar senilai US$61,59 juta atau 66,68 persen. Diikuti oleh komoditas lemak dan minyak hewani/ nabati yang mengalami peningkatan senilai US$30,20 juta atau 168,15 persen.
Selama Januari 2021, ekspor Kalteng masih didominasi oleh komoditas bahan bakar mineral berupa batu bara senilai US$153,95 juta dan berkontribusi 66,20 persen dari total ekspor.
“Sementara lemak dan minyak hewani/ nabati, bijih, kerak dan abu logam, serta karet dan barang dari karet yang juga merupakan komoditas unggulan ekspor Kalteng berkontribusi 27,14 persen,” tandasnya. (aza)




