Program Berbasis Ekonomi Masyarakat

Perlu Dimasukan Dalam Renja 2022
MENYERAHKAN : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas Rayaniatie Djangkan (baju putih pakai syal), saat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir, belum lama ini.
MENYERAHKAN : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas Rayaniatie Djangkan (baju putih pakai syal), saat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir, belum lama ini.

KUALA KURUN,kalteng.co-Saat ini, seluruh perangkat daerah (PD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) sedang menyusun rencana kerja (renja) tahun 2022 mendatang. Dalam renja itu, diharapkan bisa memasukkan program yang berbasis ekonomi untuk masyarakat.

”Kami ingin setiap perangkat daerah harus dapat meningkatkan program berbasis ekonomi masyarakat. Salah satu caranya dengan memasukkan ke dalam renja mereka,” kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas Rayaniatie Djangkan, belum lama ini.

Pada tahun 2022 mendatang, menurut dia, seluruh perangkat daerah harus memperkuat dengan program berbasis ekonomi untuk masyarakat. Terlebih di masa pandemi Covid-19 yang terjadi sekarang ini. Tentu sangat berpengaruh pada menurunnya taraf perekonomian masyarakat.

Baca Juga:  Berperan Memerangi Hoaks Vaksinasi

”Program berbasis ekonomi untuk masyarakat sangat perlu untuk diperkuat, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan manfaatnya juga akan dapat dirasakan langsung oleh mereka. Hal itu yang memang sangat diperlukan masyarakat kita,” tegasnya.

Legislator dari daerah pemilihan (dapil) I yang mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya, dan Sepang ini pun meminta kepada setiap perangkat daerah, agar harus lebih serius dalam melaksanakan program yang berbasis ekonomi untuk masyarakat di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini.

Baca Juga:  Peran Perempuan Terus Meningkat

”Kami juga meminta kepada Pemkab Gumas, agar selalu mendukung program itu dengan anggaran yang memadai bagi setiap perangkat daerah. Jadi tidak hanya berkutat di infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan saja. Tetapi juga harus perhatikan ekonomi masyarakat,” tandas politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini. (okt/ens)