Kasus Covid-19 Mura Semakin Landai

PENINJAUAN: Bupati Mura, Perdie M Yoseph (kanan) mendampingi Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran meninjau pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMAN-1 Murung, belum lama ini.
PENINJAUAN: Bupati Mura, Perdie M Yoseph (kanan) mendampingi Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran meninjau pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMAN-1 Murung, belum lama ini.

PURUK CAHU,KALTENG.CO-Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph sangat berharap, dengan semakin menurunnya angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Murung Raya (Mura) ini, dapat segera memulihkan kondisi perekonomian masyarakat. Selain itu, proses pembangunan bisa segera kembali normal guna mencapai Mura Emas atau Elok Mandiri Aman dan Sejahtera 2030.

Seperti diketahui bersama, kasus Covid-19 di Murung Raya semakin landai. Hingga Minggu 26 September total kasus Covid-19 mencapai 2.457, total sembuh 2.391 dan masih dalam perawatan 18 orang dan meninggal dunia 48 orang. Terkait itu, Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) terus meningkatkan pencapaian jumlah penerima vaksinasi Covid-19 bagi seluruh peserta didik. Baik itu pelajar SMP dan siswa SMA sederajat.

Baca Juga:  Bupati Mura Perdie M Yoseph Kunker ke Kalbar, Ini Agendanya

Pemberian vaksinasi bertujuan, ujarnya, untuk menambah imunitas bagi tubuh manusia untuk mampu bertahan saat kondisi pandemi saat ini. Diyakini dapat tercapai hingga melampaui target 70 persen pada 31 Desember 2021 yang akan datang. Lanjutnya, semangat ingin belajar tatap muka para siswa siswi di Mura sangat besar, jadi Pemkab melalui Satgas Covid-19 mendorong percepatan baik vaksin I dan II.

Bahkan untuk daerah terpencil pun saat ini penyaluran vaksinasi terus berjalan. “Kami akan terus mendorong vaksinasi bagi peserta didik ini, karena pembelajaran tatap muka terbatas yang telah berjalan di beberapa kecamatan, serta memperhatikan kondisi peserta didik yang secara umum sangat berharap kegiatan belajar mengajar dapat normal kembali,” ungkap bupati, pekan lalu.

Ditegaskan bupati dua periode menjabat ini, bahwa dalam proses PTM ini seluruh siswa siswi diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin mencuci tangan dan menggunakan masker dalam proses belajar mengajar. “Kita tetap wajib memberlakukan protokol kesehatan, dan ini tugas setiap jajaran kepala sekolah dan dewan guru untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan. dan perlu disosialisasikan kepada seluruh orang tua wali murid,” tandasnya. (dad)