REFLEKSI HARI KOPERASI NASIONAL 12 JULI 2021

Jumlahnya sangat banyak. Sementara, barang dagangan yang di tawarkan hampir sama, lokasi berjualan pun tidak berjauhan, berada dalam satu kawasan. Toh, para pelaku UMKM tetap semangat.
Fenomena ini memberikan gambaran bahwa sektor ekonomi kecil berupaya tetap menggeliat. Omset harian yang tidak seberapa tidak terlalu penting. Paling terpenting bagi pelaku UMKM adalah tetap bergerak dan berikhtiar membuka pintu rezeki.
Para pelaku UMKM ini rerata memang bermodalkan pas-pasan. Malahan, terkadang uang belanja dapur terpaksa di jadikan modal usaha. Modal utama mereka adalah tekad tetap bertahan secara perekonomian di era krisis ini.
Semangat membara para pelaku UMKM ini akan menjadikan mereka pebisnis mandiri di masa mendatang. Terutama apabila pandemi covid ini telah berlalu dan pemerintah memberikan ruang lebih luas bagi tumbuhnya pelaku UMKM.
Bisa di bayangkan. Seandainya dalam beberapa tahun ke depan, ratusan pelaku UMKM yang tersebar di sudut-sudut Kota Cantik Palangka Raya tetap bertahan, bahkan bertumbuh, roda perekonomian daerah pasti akan lebih dinamis. Tidak lagi tergantung dengan para pengusaha oligarkis. Di mana pertumbuhan ekonomi hanya di tentukan oleh segelintir dan sekelompok orang.



